Sabtu, 10 Januari 2015

Cara Membuat Brownies Kukus Lembut dengan Terigu Mila Serbaguna atau Segitiga Biru di Kostan



Didasari oleh undangan teman gw untuk datang ke rumahnya dalam acara natal. Gw pun mengusahakan untuk datang. Tenang saja masalah akidah gak akan tergoyahkan kok. Gw datang dengan niat untuk silaturhmi saja. Gak enakkan kalau diundang, gak datang. Lagian gw gak ada kerjaan juga di kostan.

Gw pun disana Cuma ngobrol-ngobrol terus makan pempek, lalu pulang.
Nah, saat datang ke sana. Tentunya gak enak juga kalau Cuma bawa tangan kosong. So, gw buat brownies dadakan saja di dalam kostan yang berukuran 3x4 meter. Kebetulan masih ada alat-alat demo pasar hehehe.

Ok Kawan, kali ini gw akan posting gimana caranya membuat brownies kukus.

Membuat brownies kukus gampang kok.  Berikut bahan-bahannya:
1)      Tepung terigu (Mila Sebaguna) 85 g
2)      Cokelat bubuk 50 g
3)      Telur utuh 5 butir atau 250g
4)      Kuning telur 2 butir
5)      Gula pasir 200 g
6)      Emulsifier (SP) 10 g
7)      Margarin 85 g
8)      Cokelat batang (Dark chocolate) 50 g




Pake tepung terigunya Mila Sebaguna yah, soalnya gw digaji dengan penjualan produk ini hehe… Sudah ada di supermarket-supermarket kok hehe… #Promosi. Bahan-bahan yang lain silahkan menggunakan merk-merk favorit kalian. hehe  

Alat yang gw gunakan: timbangan digital, kompor, tempat kukusan, loyang brownies, dan mixer (Philip)

Cara pembuatannya:
1)      Pertama-tama ucapkan bismillah dulu hehehe… Telur, gula, dan SP diaduk dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata. Fungsi kecepatan rendah adalah agar bahan-bahan larut, dan pemanasan mesin mixer. Kemudian kecepatan ditambah ke kecepatan maksimal hingga adonan kaku (cirinya, adonan mengembang, mulai terlihat garis-garis pada adonan, dan adonan mengalir jatuh secara perlahan dari pengaduk mixer.). Setelah kaku, mixing dengan kecepatan rendah selama 1 menit saja, untuk menghilangkan buble-buble (gelembung udara) yang berlebihan.


2)      Setelah itu, dimasukkan cokelat bubuk dan tepung terigu sedikit  demi sedikit. Aduk secara manual dan perlahan. Gerakan mengaduknya memutar pengaduk memutar ke atas dan ke bawah. Aduk hingga rata dan dengan kesabaran.



 3)      Selagi proses mixing adoanan. Kita cairkan margarine dan cokelat batang yang telah dipotong-potong. Proses pencairan bisa dengan, menaruh wadahnya di atas air yang sedang didihkan atau pemanasan langsung menggunakan api kecil atau menggunakan microwave. Namun, jangan sampai membuat cokelat margarine tersebut mendidih karena dapat merusak cokelatnya. Kemudian cairan cokelat margarine tersebut didinginkan hingga suhu kamar.



4)       Sebagian adonan (tepung & telur) yang telah kaku tersebut dimasukkan ke cokelat margarine cair. Aduk perlahan hingga rata. Kemudian adonan tersebut dimasukkan ke adonan utama dan diaduk manual perlahan hingga rata. Pastikan konsistensi adonan masih kaku setelah proses pengadukan. Adonan yang biasanya menghasilkan kue yang mengembang, sedangkan konsistensi adonan yang terlalu cair menghasilkan kue yang bantat.



5)      Adonan tersebut dimasukkan ke dalam loyang yang sudah diolesi margarine dan dialapisi kertas roti. Masukkan adonan brownies tersebut ke loyang brownies. Sisanya bisa kalian taruh di tempat lain.


6)      Pastikan kukusan sudah terisi air yang cukup dan sudah dalam keadaan mendidih. Masukkan adonan brownies tersebut ke dalam kukusan selama 25 menit. 


7)      Setelah matang, brownies diangkat dan didinginkan. Brownies diolesi dengan slay cokelat dan ditaburi oleh keju parut dan chocochip.  Kemudian dimasukkan ke dalam kemasan brownies. Alhamdulillah brownies pun telah jadi.


Berikut tips dari gw tentang pembuatan brownies, gampang kan? semoga bermanfaat. Kata istri temen gw sih enak browniesnya, malahan pengen dibuatin lagi..

Sabtu, 03 Januari 2015

Suasana Menyambut Tahun Baru 2015 di Mesjid Agung, BKB, dan Jembatan Ampera



Tahun baru 2014, aku hanya menikmati kembang api di atap kostan bersama teman kostan. Pemandangannya cukup indah karena sepanjang 360 derajat kita bisa menikmati kembang api yang sahut-menyahut.
Tahun baru 2015, aku ingin sesuatu yang berbeda, mungkin ini tahun terakhirku di Palembang dan mungkin pula tidak. Gimana sih heheh…

Kata orang kita harus berubah dari tahun ke tahun, perbuhan kerutan di wajah itu pasti, tapi tentunya pribadi kita harus berubah juga menjadi lebih baik. Aku iseng-iseng browsing di internet tentang kegiatan-kegiatan apa saja yang bisa diikuti oleh masyarakat Palembang di tahun baru. Ternyata Pemkot Palembang untuk tahun 2015 tidak bisa mengadakan pesta panggung dan kembang api di Plaza BKB (red:Benteng Kutok Besak). Yang belum tahu tentang BKB silahkan baca Wikipedia hehe... Plaza BKB merupakan sebuah lapangan terbuka yang berada di depan BKB. Disana kita bisa menikmati 3 hal, yaitu seluruh aktivitas di sungai Musi seperti kapal-kapal perahu yang berlalu lalang, bangunan bersejarah BKB yang membuat kita seolah kembali ke tahun 1780, dan indahnya jembatan Ampera. Jembatan Ampera sangat indah jika dilihat malam hari, jembatan Ampera yang memancarkan cahaya terefleksikan di sungai musi, pokoknya romantic place lah hehe… Makanya banyak fotografer mengambil sudut dari Plaza BKB untuk mengambil foto jembatan Ampera.   

Wah jadi jauh nih pembahasan BKBnya, sampai mana yah tadi… Oh iya,,, Pemkot Palembang tidak bisa mengadakan pesta panggung untuk menyambut tahun baru 2015 karena tidak ada sponsor yang mendukung dan juga untuk menghormati kejadian-kejadian bencana di tahun 2014. Banyak kejadian bencana yang terjadi di tahun 2014. Menurut BNPB pada tahun 2014 ada 385 kejadian tanah longsor, ratusan korban meninggal, ratusan rumah juga rusak dan belasan 13.262 orang harus mengungsi. Selain itu, ada juga peristiwa jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 dengan korban berjumlah 155 orang dan banyak jasad yang belum ditemukan. Pramugari cantik asal Palembang pun menjadi korban, yaitu Khairunisa. Foto tulisan “I love you from 38000 ft” akan kita kenang #Romantis.  Rumahnya tidak jauh dari kostanku sehingga suasana duka sangat terasa.  

Pemkot Palembang mengganti acara pesta tahun baru dengan mengadakan acara dzikir akbar yang dipandu oleh Ustadz K.H Muhammad Nurdin Mansur dan acara maulid dengan pembicara Ustadz Prof DR dr H Yowono M Biomed. Mau ngajak anak-anak kost ke sana, eh mereka pada sibuk, karena mereka harus menyelesaikan laporan akhir tahun sedangkan kantorku menginformasikan bahwa tanggal 31 Desember masuk setengah hari. Dari pada di kostan gak jelas, aku iseng aja ikut dzikir akbar di Mesjid Agung. 

Aku berangkat dari kostan jam 17:30. Ternyata sepanjang jalan Sudirman sudah macet. 

“Pak Saya mau ikut dzikir akbar.” Sahut saya ke petugas DLLAJ. Dia tak ragu menggeserkan pager pembatas jalan, sehingga Alhamdulillah saya dapat jalan pintas masuk Mesjid Agung lewat depan Tugu Sea Games. Insya Allah parkirnya aman karena hanya ada 3 kendaraan disana, 1 mobil PAL TV, motor polisi, dan motorku. Hehehe…  

Aku masuk lewat samping, dan menitipkan sandal. Tukang jaga sendal memberikan kertas karton yang memuat nomor. Dia pun meminjamkan sandal untuk berwudhu. Azan magrib pun tiba. Jamaah di Mesjid Agung tidak pernah sepi, selalu ramai. Aku merasakan ukhuwah islamiah di sini. Ternyata masih banyak orang yang mau memperbaiki diri untuk menyambut tahun baru. Solat di sana, walaupun lama, tapi sungguh sangat nikmat karena suara imamnya merdu dan dia membaca ayat-ayat Quran bukan hanya surat-surat pendek saja. Kalau kita mah andalannya Al-Ikhlas yah hehehe…. Saat solat magrib saja yang dibaca adalah surat Al-Mulk. Bisa ngikutinlah dikit-dikit karena sering dibaca sebelum tidur. Surat Al-Mulk dibagi menjadi 4 sehingga disajikan pada solat Magrib dan Isya.

Selanjutnya, setelah solat magrib. Aku mengikuti dzikir akbar di ruang belakang Mesjid Agung. Ruangan ini dikhususkan untuk acara-acara keagamaan. Subhanallah, di sana banyak yang hadir. Ada 3000 undangan disebar ke panti asuhan. Masing-masing mengenakan seragam panti asuhannya. Sehingga kita bisa lihat anak-anak yang hadir dari panti asuhan. Sungguh mereka antusias menikmati wisata rohani ini. Kalau kita renungi, kita sungguh beruntung masih punya orang tua yang utuh sedangkan mereka tidak punya orang tua #Melankolis. Berada di tengah-tengah anak yatim piatu, membuat aku sadar bahwa sungguh beruntungnya hidupku karena tumbuh bersama orang tua yang mencintaiku. Sewaktu kecil, apapun permintaanku pasti diusahakan oleh orang tuaku. Ketika udah kerja, baru terasa bahwa cari rezeki itu tidak mudah. Hal itu semakin memperkuat tekadku untuk terus membalas kebaikan orang tua. Walaupun sebenernya kita tidak akan pernah bisa membalas semua kebaikan orang tua.

Dzikir pun dimulai. Fungsi dzikir adalah mengingat Allah swt jadi bukan hanya ucapan saja melainkan hati kita pun harus menyadari keberadaan Allah swt. Petugas membagikan kertas yang berisi doa-doa dzikir seperti doa-doa Al-Matsurat. Kami pun membacanya sambil dipandu oleh pimpinan zikir. Dzikir pun tak perlu lama-lama sebenarnya, asalkan khusuk dan khitmat. Dzikir ini pun berlangsung hanya dari Magrib sampai Isya.
Selanjutnya, setelah solat Isya, aku balik lagi ke ruang belakang Masjid Agung untuk menghadiri Acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Di Sana, sudah mulai berdatangan tokoh-tokoh penting seperti gubernur SumSel dan wakil walikota Palembang. Suasana acara maulid ini selalu aku rindukan. Dimulai dengan tabuhan rebana alunan salawat, dengan suara yang sangat merdu dari santri-santri. Hati ini menjadi sangat tenang dan damai mendengarnya. 

Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Quran dengan sari tilawahnya. Ayat yang biasa dibacakan pada acara maulid adalah Al-Ahzab : 21 (Ada pada diri Rasulluah suri tauladan yang baik bagimu). Lalu acara sambutan oleh wakil kepala wali kota dan gubernur. Mereka mengawali sambutan dengan rasa bela sungkawa terhadap peristiwa yang menimpa pesawat Air Asia QZ8501 dan mengingatkan kita untuk selalu ingat Allah swt. Mereka pun berbicara mengenai tema Maulid, "Mari Kita Wujudkan Pembangunan Manusia Indonesia Berwawasan Agamis Yang Nasionalis Menyongsong Palembang Madani Sebagai Implementasi Palembang Emas (Elok, Madani, Aman, dan Sejahtera). Pak Alex juga menjelaskan banyak hal-hal yang sudah Sumsel khususnya Palembang lakukan di tahun 2014 seperti pengadaan MTQ internasional, Olimpiade Mahasiswa Asean, dan FFI. Mereka pun bangga karena Qori Qoriah SumSel menjuarai MTQ internasional tersebut. Masih banyak acara-acara internasional lain yang siap diadakan di Palembang untuk tahun-tahun mendatang. Menurut aku sih yang paling berkesan dari acara-acara tersebut adalah menangnya persib ISL di Stadion Jaka Baring hehe…
Pak Alex memang jago untuk berdiplomasi baik kepada pemerintahan pusat ataupun internasional. Pemerintah banyak mempercayakan acara internasional ke Palembang. Selain itu, pemerintah Saudi Arabia pun siap membangun museum haji di asrama haji Palembang. Aku tidak mengenal Pak Alex, tapi terlihat di Sumsel ini, dia begitu memiliki karisma dan power di mata orang-orang SumSel. Dia berpidato dengan suara yang tegas, ramah, dan komunikatif. Ya udah Pak tetep di sumsel aja yah,, jangan deh nyalonin jadi gubernur DKI lagi, buang-buang duit aja hehehe.. ya..  Kita doakan saja pemimpin-pemimpin di Sumsel ini amanah.. 

Selanjutnya acara penyantunanan anak yatim yang secara simbolik dilakukan oleh Pak Gubernur dan Wakil Walikota. Oh iya, acara ini disiarkan langsung oleh PAL tv loh. “PAL TV punyo kito…” (slogan) hehe…
Kemudian, acara inti, yaitu ceramah oleh Ustadz Prof DR dr H Yowono M Biomed. Salut sama penceramah ini, udah gelar pendidikannya sempurna, dia juga menguasai ilmu agama juga. Sungguh menarik apa yang diutarakan ustad ini, biasanya kalau denger ceramah aku gampang tidur tapi kali ini beda loh. Karena penyajian ceramahnya disertai oleh analogi-analogi logis dan bukti-bukti ilmiah. Kerenlah pokoknya. Intinya dari ceramah ini pesan dari penceramah adalah Yang pertama, kita harus memiliki iman, apapun pekerjaan kita, guru, pegawai swasta, pns, pejabat, maupun pengusaha. Yang kedua, seringlah bersalawat. “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al Ahzab : 56). Orang yang paling pelit adalah orang yang tidak mau bersalawat. Solawat juga ternyata bisa mengusir orang-orang yang kemasukkan jin. Karena Jin kafir bisa saja membacakan ayat kursi atau ayat lain, tapi untuk mengucapkan salawat dia tidak mau. Yang ketiga, kita harus meneladani cara-cara hidup Rosulullah, dari mulai bangun sampai tidur, makan, minum, sampai aktivitas di kamar kecil. Karena yang di kerajakan oleh Rosullullah tentunya baik untuk diri kita. Contohnya, mengapa kita disunnahkan tidur menghadap ke kanan? Agar jantung kita yang letaknya di kiri bisa berdetak dengan lelulasa. Masih banyak hal-hal lain yang dijelaskan ustad. Sebenernya materi ini sungguh sederhana, di buku-buku agama SD pun sudah dijelaskan hal-hal tersebut. Namun, apakah kita sudah melaksanakan sepenuhnya? Tentunya belum. Jika semua ilmu hanya cukup lewat baca buku saja maka tidak perlu ada lagi ceramah-ceramah. Sungguh beda loh kawan, mendapat ilmu dari buku dengan dari yang disampaikan oleh Ustad secara langsung. Gini deh contohnya, kalau orasi bung tomo hanya di tuliskan melalui kertas tanpa dia berpidato di lapangan dan radio, apakah rakyat Surabaya akan memiliki semangat juang yang sama untuk melawan penjajah? Tentunya akan beda. Jadi cobalah sekali-sekali ikut kajian keagamaan secara langsung dan hadiri acara Maulid Nabi. Kita senengkan kalau di kasih kado ulang tahun? Terus diceritakan kebaikan-kebaikan kita setelah kita tiada. Rosulullah gak usah di kasih kado, kita cukup bersalawat saja. Tapi ada juga orang yang berbeda pendapat tentang masalah ini.

“Bro lu gak ikut acara Maulid?”, Aku.

“Kagak lah, Kulla Bid’atin Dolallah, wa Kulla Dolalatin Finnar…”, Ucap seseorang dengan tegas. #koleris.

Aku mengerti kalimat itu, jadi udah gak mau lebih jauh berdebat. Karena keyakinan aku dan dia sudah beda perihal ini. #plegmatis

Acara pun diakhiri dengan doa. Acara berakhir pukul 21:30. Keluar mesjid, beli parfum non alcohol dulu, lumayan 10 rb bisa dapet 3. Hemph, tapi gak ada yang wanginya seperti bvlgari wanginya religius semua, Magnetis, 2000 bunga, dan hajar aswad, hahaha. Pakelah langsung tiga-tiganya hehe... Aku sebenernya ingin langsung pulang ke kostan, namun aku lihat keadaan sungguh macet sekali. Rupanya orang yang mau berpesta tahun baru itu lebih banyak dari yang dzikir. Orang-orang di sekitar Ampera bisa mencapai puluhan ribu loh…  Akhirnya aku putuskan untuk melihat pesta kembang api di tahun baru ini.

Sungguh ramai di plaza BKB, orang-orang sungguh sulit untuk bergerak, kebanyakan adalah remaja. Aku masih berpakaian koko putih dengan peci putih. Aku bergerak di tengah kerumunan orang. Bener-bener deh, untuk menempuh 5 meter saja memerlukan waktu satu menit, karena begitu padatnya orang berlalu lalang, apakah ini gara-gara aku pake minyak hajar aswad yah hahaha…  Aku juga lihat banyak orang-orang yang jualan, ada yang jualan jasuke (jagung susu keju), gulali, pempek, tekwan, model, mie celor, kerak telor, tukang sate, tukang jual tikus-tikusan karet, tukang balon, ada spg minuman, jual pulsa sambil promosiin jodoh, dan lain-lain. Orang yang menyewakan mobil accu buat anak pun tak bisa berbuat apa-apa karena seluruh plaza bkb sudah dipadati orang sehingga tidak ada anak yang bisa maen mobil-mobilan. Sebenernya aku pengen beli bondu lampu yang bisa nyala waktu itu hahaha.. Pengenya sih yang ada lingkaran di atas seperti orang yang dicirikan sudah mati seperti di dragonball atau seperti malaikat. Kan pas kalau di pake saat itu, pakai pakaian serba putih, peci putih, aroma 2000 bunga, dan diatasnya ada lingkaran putih hehe. Tapi yang ada cuma model pita, mahkota, telinga kucing, dan tanduk setan.  

Barang yang aku cari berhasil aku temukan. Aku beli gelang tasbih. Gelang ini pernah dipakai Afgan saat manggung di Rising star.*apal banget. Dengan menggunakan jurus mupeng, plus aroma minyak magnetis dari Mesjid Agung, aku berhasil menawar gelang tersebut dari harga 10rb menjadi 7rb. Sehingga, aku beli 2 buah, warna cokelat dan warna hitam. Aku juga pastikan butiran gelang tersebut berjumlah 33 buah. #Perfectionist  
di Tahun 2014, dikit-dikit aku ikut trend lah hehehe.. Aku menghampiri orang-orang yang khusuk berdiri mengelilingi sesuatu sambil memperhatian ke bawah. Aku pun penasaran, apa yang dikerubungi oleh orang-orang tersebut. Ternyata didalam sana ada sesosok tukang batu cincin yang menunjukkan lapaknya. Aku pun melihat ada laki-laki yang sampai lupa bahwa dia ke sana bersama pacarnya. Saat itu, dia lebih tertarik melihat batu cincin, terlihat wajah pacarnya yang sangat BT. Entahlah mungkin sudah setengah jam lebih lelaki tersebut berdiri memperhatikan batu-batu cincin itu. Aku pun larut disana, aku pun menanyakan batu yang aku cari ke Tukang Batu Cincin,    

“Pak, ado batu Krypton, idak?”, tanyaku.

“Apo Dio??”, Tanya tukang cincin.

“Sudahlah lupakan…”, jawabku.

Ternyata tukang batu cincin itu tidak pernah mengetahui batu krypton yang ditakuti oleh Supermen. Ya sudah, pencarianku harus terus berlanjut karena masih ada puluhan ribu tukang batu cincin di dunia ini. #Optimis. Aku pun lihat ada antrian yang begitu panjang, sekitar 15 meter. Ternyata antrian tersebut menuju wc umum. Antrian WC perempuan lebih panjang dibandingkan laki-laki. Mungkin laki-laki bisa pipis darurat di sungai Musi, pohon atau di botol bekas Freshtea karena kalau bekas teh gelas bakalan beleber hahaha... #Sanguinis  
Adapun yang menikmati tahun baruan di dalam mobil dengan pintu belakang di buka, atau duduk di atas tikar di sekitar mobil, tapi kok gak ada yah yang duduk di atap mobil? #gakpenting. Mobil pick up sudah tidak membawa barang melainkan orang. Macetnya di sana gak ketulungan deh. Orang yang ingin menikmati mobil gowes juga tidak bisa menggerakkan kendaraannya sedikitpun.

Polisi pun tidak ada henti-hentinya untuk menyampaikan informasi ketertiban lalu lintas, penyampaian pesannya tidak monoton, bahkan lebih seru dibandingkan komentator bola. Terdengar hal yang lucu dari speaker yang diucapakan Pak Polisi, “Bagi yang membawa gadis tolong yah jaga baik-baik, dan jangan lupa dikembalikan kepada orang tuanya… “

Sungguh banyak polisi dan petugas DLLAJ yang diturunkan untuk menertibkan lalu lintas, bahkan beberapa polwan juga ikut terlibat, tapi kebanyakan polisi-polisi muda. Terlihat ada beberapa polisi muda memanfaatkan untuk mencari kenalan.  

Kakiku sudah pegal. Waktu menunjukkan pukul 22:30, sedangkan jalan masih macet parah. Aku pun kembali ke Mesjid Agung. Aku lihat batrai hpku hampir habis, Aku pun sms ke Ibu Kost agar gerbang kost jangan dulu dikunci karena aku pernah manjat pager, dan hampir digebugin sama bapak kost karena disangka maling. Aku duduk di atas motorku sambil menunggu waktu tengah malam. Tak lama, di sampingku ada orang pacaran yang duduk di atas motor juga. Merasa tak enak dan tak nyaman aku pindah ke tembok tempat wudhu yang sudah tidak berfungsi. Awalnya aku duduk diatas tembok tersebut sendiri. Makin lama makin penuh tuh tembok wudhu. Hingga tempat dudukku tergeser hingga ke pinggir. Ada lagi orang pacaran duduk di sampingku. Mereka bercanda ria, mengobrol dengan asyik. Terlihat wanitanya sungguh bahagia, terlihat dia tersenyum sambil menggoyang-goyangkan kakinya. Mereka pun suap-suapan pempek di depanku. Merasa tak enak, mereka pun menawarkan pempeknya ke aku. Please, deh massa gw mesti ikutan suap-suapan juga ama mereka, emang gw cowok apaan hahaha… Adapun perempuan berkerudung biru dengan behel di giginya dan terlihat menarik mencoba meminta sedikit tempat duduk. Aku pun sedikit bergeser. Dia duduk tepat merapat di sampingku. Hemph,,, kembali lagi, aku merasa tak enak, aku pun pergi, karena cowonya ada tepat di belakangku.

Sebelum aku meninggalkan mesjid Agung, Ada seorang Pria bersama anaknya, menyapaku.

“Ustad, wc dimana yah?”

“Di dalam mesjid Pak, di tempat wudhu bagian belakang.”

“Iya makasih yah Tad…”

“Iya sama-sama.”

Ada dua hal yang menjadi pikirianku. Dia memanggilku ustad, mungkin karena penampilanku. Dia menanyakan 
wc, apa mungkin aku bau wc? *nyiumdirisendiri.

Waktu menjunjukkan pukul 23:15. Aku pergi menanjak menuju jembatan Ampera, karena sudah tidak mungkin lagi menuju plaza bkb karena orang sudah pada rapat-rapat kayak tawaf di kabah. Padahal sudut yang paling indah adalah di plaza bkb.

Saat aku berjalan, aku melihat dompet yang jatuh dari kantong belakang celana seseorang yang sedang bergegas berjalan. Aku pun langsung menyentuh pundaknya, dan bilang bahwa dompetnya jatuh. Dia pun mengambil dompetnya dan menyalamiku dengan erat sambil berterimakasih. Wah,, inilah kebahagiaan, ketika kita bisa menolong seseorang. Sungguh akan sangat sulit sekali menemukan dompet yang hilang ditengah kerumunan banyak orang.

Waktu menjunjukkan pukul 23:40. Dimulai dengan satu kembang api yang diluncurkan. Kembang api yang lain pun mengikuti. Sungguh sangat indah pemandangannya. Justru dari atas Ampera aku bisa melihat orang-orang dari plaza bkb yang meluncurkan kembang apinya. Kembang api begitu berisik, tapi asik. Keindahan yang luar biasa. Baru kali, ini merasakan pesta kembang api yang begitu ramai. Aku tak menyianyiakan momen ini, aku rekam pesta kembang api tersebut dengan handphone. Tapi melihat pertunjukan di atas jembatan Ampera ada bahanya juga, ada beberapa kembang api yang mengarah ke sana akibat diluncurkan di bawah ampera. Overall, I am Happy. Semoga di tahun baru ini kita menjadi orang yang lebih baik. ^_^