Selasa, 16 Oktober 2012

Kategori Orang Berdasarkan Kentutnya




Kentut.  Entah dari mana asal kata ini. Mungkin karena suaranya yang sering berbunyi tut. Tapi seharusnya namanya tut aja. Tapi kenapa diberi awalan ken?. Kalo kita telaah dari bahasa Indonesia imbuhan ke bisa berarti tidak sengaja misalanya, ketendang, ketinju, kecium. Pasti ada yang bertanya kalo diberi awalan ke doang berarti katanya seharusnya ketut dong. Sayangnya ketut itu sudah terpatenkan di bali. Jadi diberilah huruf n di tengah ke dan tut. Tapi kenapa harus huruf n. kenapa gak huruf lain? Ahhh.. banyak nanya loh.. 
-
Adapun katagori orang berdasaran jenis kentutnya menurut gw hehe.. :
1)        Suara kentut seperti kamu mengeluarkan udara dari mulut kamu yang sedang tertututup. Dengan bau, orang ini merupakan orang yang rata-rata.
2)         Suara kentut seperti kamu mengeluarkan udara dari mulut kamu yang sedang tertutup tapi tidak berbau. Orang ini typikal orang yang friendly, mudah beradaptasi, gampang tertawa, dan banyak bicara. Akibatnya udara masuk banyak sekali sehingga terjadi penetralan bau di dalam perut
3)        Orang yang suara kentutnya seperti bom. Orang ini disebut dengan kentutman.
4)        Orang yang kentutnya memiliki angin yang banyak sampai bisa nerbangin rumah. Orang ini abis nelen kipas angin yang masih menyala.
5)        Orang yang kentutnya bunyinya “berebekkk..” dan berbau. Pasti dia diare. Mencret dia…
6)        Orang yang kentutnya berbau ayam goreng maka tidak salah lagi dialah kentutcky fried chicken..
7)        Orang yang kentutnya bernada do re mi fa so la si do… Maestro kentut..
8)        Orang yang kentutnya bersuara, “tut… tut.. tut…”. Suara kentut orang sibuk. Silahkan hubungi lain kali.. (Loh kok…)
9)        Orang yang kentutnya seperti burung perkutut, “tutturutu..tutut…tuuutt..”. Maaf itu, ternyata orang botak yang sedang bersiul.. (Maaf ga bisa bedain pantat sama kepala)..
10)     Orang yang suara kentutnya, “grr…grr…grr..”. Sepertinya orang ini bisa menyeting suara kentut ke mode getar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar