Kamis, 23 Agustus 2012

Halal Bi Halal Smanti '06 tahun 2012


Gw termasuk orang yang sedang-sedang saja di smanti alias kurang famous. Kemaren gw usahaain ngehubungi siapa aja yang bisa ikut halal bi halal smanti tahun kelulusan 2006. Gw berani ngadain ini karena gw tahu betapa penting dan nikmatnya silaturahmi. Gw bisa ketemu orang-orang yang 6 tahun belum ketemu lagi. Pasti banyak cerita di situ. 
-
Gw tentuin waktunya H+4 lebaran karena di kontak hp gw kebanyakan bisanya waktu itu. Dan gw pun tentuin tempatnya di botani. Lucunya temen gw yang terlalu lama di bandung dan merantau di berbagai proyek, gak tahu botani square dan dia malah nunggu di botanical garden. Kemungkinan sangat kecil untuk menggabungkan seluruh angkatan, karena berbagai kesibukan seperti sudah masuk kerja, masih mudik, atau masih ngumpul sama keluarga. Adapun yang meragukan undangan gw. Banyak nanya, seperti siapa aja yang datang?. Dari pada nanya seperti ini mending dia ajak temen yang dia harapkan datang. Acaranya apa aja?. Dari pada nanya seperti ini mending dia usul acara yang dia mau dan seru seperti apa. 
-
Berbagai jenis konfirmasi, ada dua kalimat yang sering diucapkan saat konfirmasi. Yang pertama adalah “Insya Allah”. Gw yakin diatas 80% bila dia bilang “Insya Allah hadir/datang”. Tapi klo hanya ucapan “Insya Allah yah..”. Nah, ini justru keraguan gw yang diatas 80%. Gw lebih suka dia langsung bilang “Masih ragu bisa datang apa engga karena…”.  Insya Allah kan berarti bila Allah menghendaki. Bukankah Allah sangat menganjurkan silaturahmi? Bila memang ga ada halangan harus dipenuhi. Kalimat kedua yang diucapkan adalah “Gw usahain”. Nah orang yang bilang ini seolah-olah memerlukan perjuangan yang keras untuk melaksanakannya dan kemungkinan besar justru tidak hadir. Boleh sih, bilang itu. Tapi sebaiknya juga konfirmasi usahanya untuk hadir sampai dimana. Ada juga yang gak merespon, padahal informasi sudah ada. Ini kemungkinan salah jaringan, pesannya gak sampai, salah nomer, memang dia gak ada pulsa dan ga ada usaha untuk konfirmasi, atau memang beranggapan acaranya kurang penting, atau menganggap yang memberikan informasi bukan orang yang penting seperti ayu ting-ting atau bahkan nothing. Think! Hehe…
-
Informasi yang gw sebar tentunya lewat grup fb, twitter, serta sms. Mungkin kelemahan gw adalah 
gw belum punya BB sehingga gw gak bisa langsung hubungi yang lain. Tapi gw gak pantang menyerah, gw selalu bilang ke temen yang bisa gw hubungi “Tolong kabarin ke teman yang lain yah”. Terima kasih untuk yang mengabarkan ke teman yang lain lewat BBM, whatsup, fb, atau bahkan twitter dengan mention atau Retweet. Gw juga mengakui kelemahan gw dalam menghubungi nak perempuannya, gw gak punya banyak kontak. Alhasil nak perempuannya gak ada yang datang.
Dan inilah orang yang luar biasa yang menyediakan waktunya untuk hadir. 
-

-
Tentunya saat kita bertemu, kita semua berbagi pengalaman dari yang menyedihkan, menakutkan, sampai yang bisa buat tertawa terbahak-bahak. Bernostalgia ala SMA, dan memang kita kembali ke jiwa anak sma dan melupakan segala rutinitas kerja atau kuliah. Gw sangat senang banget ketika melihat temen-temen menikmati perkumpulan ini. Yang hadir 15 orang termasuk saya. Dan memang itu yang saya targetkan. Kita makan rumah makan samping parkiran ipb bs. Ada yang disajikan cepat ada pula yang disajikan agak lambat sehingga menguras emosi jiwah... Bener-bener balik lagi kayak anak sma, saya persilahkan untuk ada yang mimpin doa, atau penyampaian motivasi, masih pada lempar-lemparan. Saya yakin di kantor mereka, mereka termasuk orang yang sangat aktif, atas kerendahan hati, mereka tidak melakukannya. Saya pimpin doa makan saja, dan mengharapkan semoga dengan kebersamaan ini semakin memperkuat silaturahmi, dimudahkan rezeki, dirahmati Allah, serta diberi kesuksesan dan kebahagiaan.
-
Setelah itu, saya pun memberi kesempatan untuk acara selanjutnya. Ada yang mengusulkan futsal, tapi ada beberapa yang tidak suka olahraga tersebut. Ada yang mengusulkan nonton, tapi menurut saya nonton tidak terlalu memberikan kesan karena terfokus hanya film. Ada yang mengusulkan karokean, ada beberapa orang yang tidak setuju. Ada yang mengusulkan bowling, juga ada beberapa orang yang tidak setuju. Ada teman yang menyarankan untuk mengunjungi rumah teman yang dekat. 11 orang setuju, sisanya lebih memilih izin melakukan hal yang lain. Memang menyatukan keinginan hati itu sangat sulit. Yup, rumah salah satu teman yang terletak di BSI menjadi sasarannya. Sisa patungan makan dibelanjakan makanan ringan, minuman ringan dan mie, dan akhirnya kita puaskan ngobrol sampai malam. Nikmat Jon disanguan…. Dibarengi dengan kalimat ala doraemon “Alat pengaduk ***…”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar