Jumat, 02 Desember 2011

Serasi + Selaras = Pasangan Bahagia




Memang benar, pasangan yang ideal dan layak adalah wanita dan prianya memiliki kemiripan fisik, prinsip, profesi, cita2, dan wataknya. 

Hari ini sahabat gw nikah dengan wanita yang juga pantas. Kenapa saya bilang pantas, tentu ada alasan. Sahabat saya merupakan aktivis rohis ITB dan calon istrinya pun merupakan aktivis rohis UI. Bukankah pria baik akan mendapatkan wanita yang baik, begitu pun sebaliknya..

Contoh lain, hemph.. berawal dari saya melihat pertandingan bulu tangkis. Saya melihat Feinya Agustin yang merupakan pemain ganda putri. Umurnya masih 20 tahun. Tumben, ada pebulutangkis yang enak dilihat hehe.. tanpa pikir panjang, saya langsung cari segala informasi tentang dia. Gerrgg.. hati gw hancur.. ternyata dia sudah punya pacar… Yupz. Pasangannya adalah seprofesi, yaitu Tantowi Ahmad yang merupakan andalan ganda campuran Indonesia. Banyak lagi contoh2 lainnya.

Sehingga kesimpulannya adalah kesamaan-kesamaan itu dapat lebih mudah membentuk rajut-rajut asmara. Karena dalam kesamaan itu ada keserasian. Serasi saja tidak cukup, perlu yang dinamakan keselarasan dalam menghadapi hidup bersama dengan berpondasi kepada komitmen sehingga menjadikan pasangan yang hidup bahagia dan membahagiakan orang lain yang melihatnya. Tanpa keselarasan bisa terjadi perpecahan tentunya, kita bisa lihat contoh2 di infotainment, pasangan yang terlihat serasi ternyata hubungan pernikahannya tidak berlangsung lama.
Semua itu hanya Opini dari saya hehe..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar